Tag Archive for 'celtic'

Meet Anggi dan Ditto

Ditto dan Anggi adalah sepasang desainer muda yang bekerja di Monikceltic. Untuk lebih mengakrabkan diri mereka melakukan interview ke satu dengan yang lainnya, dan inilah hasilnya, sebuah rentetan hasil copy paste dari Yahoo! Messenger. ck ck ck…

Dittopadie : interview woy!
milosundae: sok mulai kamu duluan dit
milosundae: gantian
dittopadjie: oke
milosundae: mana pertanyaannya?
dittopadjie: inspirasi desain kamu dari apa?
dittopadjie: oke..serius
milosundae: kalo dari seniman sih inspirasinya dari yoshitomo nara, berbau charachter gitu, trus guilty pleasurenya ke arah urban art Continue reading ‘Meet Anggi dan Ditto’

Foxtail Somersault and Monikceltic



Photos by Mr.Asranur.
http://cantsaynotohope.multiply.com
http://www.flickr.com/photos/cantsaynotohope

San Fransisco 2008.

Foxtail Somersault - Motionland

read

Tin Man arrived at Monik House

My Tummy Toys distribute the Tin Toys to Monik House, here are a few from our collection. Come to Monik House next week. price range from Rp.60.000,- to Rp.500.000,-.

Bakso Cuanki Mang Asep.


Pedagang bakso Cuanki bernama Mang Asep ini keberadaan nya di halaman Monik House tidak bisa diprediksi. Tapi jika datang, beliau biasanya nangkring sekitar jam 11.30 sampe sore menjelang maghrib. Karena keberadaannya yang rada-rada tidak berpola ini, kadang kala tempatnya nongkrong disalip oleh pedagang cuanki lainnya. Namun kebanyakan anak Setiabudhi 56 tetap lebih memilih Mang Asep dan menanti kedatangannya.

Kalau dirasa-rasa bakso nya Mang Asep ini kalah jauh dengan Bakso Malang Karapitan misalnya, bahan-bahan yang digunakan pun sebenarnya sudah tidak bisa disebut segar. Cuma dikala duit cuma goceng, dan mulut ingin yang gurih-gurih disiang bolong, pada akhirnya kuah berlarut vetsin inilah penawarnya.

Satu paket goceng isinya bakso kecil 2 biji, somay 2 biji, tahu kulit satu buah dan tahu putih satu buah. Diberi kuah secukupnya plus bumbu garam, seledri, bawang goreng dan tentunya Ajinomoto.

Soal rasa, tidak bisa dibilang jempolan, bahkan tidak akan ada satupun jempol terangkat. Kami terpaksa menikmatinya karena terlalu malas untuk keluar dari pelataran Setiabudhi 56, atau karena lagi akhir bulan ga ada duit jajan di The Kiosk.

Tetapi kami tetap berdoa semoga Mang Asep bisa “Cuan” dan “Lucky” seperti nama dagangannya Cuanki, jadi usaha nya Cari UAng jalan kaKi nya ga sia-sia.

Rasa : 3.9
Pelayanan : full services. 7-9 tergantung mood do’i

Yunis Kartika and Dyno Droobie


Yunis Kartika seniman muda berbakat melakukan pameran di toko Unkl347 jalan Trunojoyo Bandung. Dia menghias beberapa figur resin dengan art-paper yang digunting sesuai dengan konsepnya. termasuk beberapa figur Dyno maskot Celtic yang diproduksi oleh My Tummy Toys. Sayangnya display rupanya kurang diperhatikan, sehingga sudah penuh debu. Mungkin mereka takut membersihkannya karena ada tulisan “do not touch”.
Dino