
Pak Doyok biasa memarkir gerobaknya di pelataran Monik House di sore hari sekitar jam 13.00-16.00 an. Orang berumur setengah baya ini selalu menghias wajahnya dengan senyum, dan jika ada orang melintas seringkali memberikan kode dengan lirikan mata khas ke arah gerobaknya bermaksud membujuk orang tersebut membeli mie kocoknya.
Yaa terus terang Mie Kocok nya sama sekali bukan yang terbaik, bahkan disebut mediocre pun hampir tidak bisa. Tetapi disaat keadaan sakaw vetsin dan lapar mata melanda, tidak ada pilihan lain yang dapat dilakukan selain memakan Mie Kocok Pak Doyok ini.
Isinya standar Mie Kocok ada Mie, Tauge, Kikil, Bakso, dan kuah dengan tumpahan vetsin yang bisa bikin orang-orang fanatik kesehatan berteriak ngeri. Namun jangan khawatir kadar ketidak sehatan Mie Kocok ini bisa sedikit dikurangi dengan memesan mie kocok tanpa vetsin, namun harus terus diawasi karena Pak Doyok ini seringkali tidak mengindahkan pesanan khusus tersebut.
Mungkin untuk sekali-sekali memakan jajanan gerobak yang satu ini masih tidak apa-apa, tetapi jika sampai terjadi dua hari berturut-turut mengkonsumsi Mie Kocok ini, bisa jadi otak anda akan terkena vetsin syndrome.
Jika memang perlu diberi rating, maka saya akan memberikan ponten 5.5 dari 10.












Latest Comments
RSS